Pick one you like!

Monday, October 25, 2010

My Favorite Quotes

'love is sincerity, loving is happiness, and being loved is perfection .' (myself - 2007)


'cinta itu anugrah, ia adalah air sejuk di kala hatimu kering, ia adalah selimut di kala hatimu dingin, dan ia adalah bunga di taman hatimu' (myself - 2007)

'semakin sering jatuh , semakin tidak takut sakit' (Dao Ming Shi, Meteor Garden 2 - 2005)

'baru jadi manusia saja sudah sombong' (Karyo/Alm.Basuki, Si Doel Anak Gedongan - 2007)

'is it not enough, just to have a long and happy life with me ?' (Edward Cullen, Twilight - 2008)

seseorang tidak akan pernah bangkit jika ia tidak pernah jatuh (take me out bachelor - 2009)

'kata orang, jomblo itu pertanda ngga laku, tapi kalo kataku, justru dari jomblo itulah kita bisa tau seberapa lakunya kita' (Rizky Irsandi - 2009)

'cost and worth are really different things' (Luke Brandon, Confessions Of A Shopaholic - 2009)

'...cause i know, if i love you, then i should let you move on...' (Mike O'Donnell - 17Again, 2009)

i would rather do nothing and be happy, than do something that i don't love (Jack Fuller, What Happens in Vegas - 2008)

'everything is insignificant, but it doesn't matter, at least you do it, because if you don't, who will?' (Tyler Hawkins, Remember Me - 2010)

'aku tidak ingin mengetahui lebih dari apa yg perlu kuketahui (Charlie Swan, Breaking Dawn - 2008) karena sesuatu yg tidak kauketahui tidak akan melukaimu (anonymous)'

'So, you were a friend of her grandmother's, or something like that?'
'Something like that'
(The Curious Case of Benjamin Button, 2009)

'It's not kinda weird, right?'
'No, zero weirdness'
(Twilight, 2008)

'my dream man is someone who is smart, sexy, never fails me, treats me like his princess, composes me romantic lullabies, sweeps off my feet and leads me up the stairwell. but, you're a lot better then that dream man, because you're real.' (myself - 2010. Inspired by: 500 Days Of Summer, 2009)

Saturday, October 23, 2010

kiss

On a Yahoo Messenger chatting this morning…

Me : I had a dream about you last night

Him : me too.

Me : yeah? How was it?

Him : we kissed. How was yours?

Me : we kissed

Friday, October 22, 2010

hair cut

i've had so often bad hair days recently. until at some point i couldn't handle it anymore, so i decided to cut it. before that, i wanted to ask Anwar about it first.

one day, when i was chatting with him on skype, i sent him an old photo of me having short hair. after that, i asked:

me : hon, what if i cut my hair just like in that photo i've just sent to you?

him : you've cut your hair?

me : no, not yet. but i'm going to. that's why i ask you first. what do you think?

him : beautiful

me : umm, i mean, is it okay for you if i cut my hair?

him : you cut it, or you don't, just the same for me. the same beautiful.

me : *sent him a hugging emoticon*


ps. i haven't cut my hair yet by now anyway

Monday, October 18, 2010

Your Love


every time i close my eyes and say my prayer at night
i thank God each day for your love
that gives me wings to fly up high

to reach my dream aim for the sky, you always said:
your head up high, smile on your face and wish
that you will always be loved
the stars will lead you every step you take
don’t you ever be afraid, believe in you
and I’ll be there to guide you wherever you may go

thank you for your love, forever

when I am down and the things go wrong, the world against me too
I close my eyes and think of you, and knew what you would say now:

your head up high, smile on your face and wish
that you will always be loved
the stars will lead you every step you take
don’t you ever be afraid, believe in you
and I’ll be there to guide you wherever you may go

thank you for your love forever,
for giving me my wings to fly high


(Your Love, a song by Andi Rianto)

Wednesday, October 6, 2010

a letter for you


Yogyakarta, October 6th 2010
00.00 a.m.

Dear Kanda,

Today, we've officially been together for 4 months. It's 4. 4 months full of love, laugh, also tears. You've been making me feel perfect by being loved, even none of us is flawless.

I know that we'd been having fights recently. Each of us did stubbornly head towards our own opinion and ego. Well, I sometimes apologized, and you were sometimes back down. But i believe that it was just a cycle, the step where we were supposed to learn each other's dark side, each other's weakness, and i hope it all can make us going stronger.

Yeah, those fights are just some dropping colors of our canvas of story. They're unwanted, but they just happen and give more life to the picture drawn on the canvas. Well, that hurts sometimes, but it doesn't matter, because i know if i love you, then i should take it all no matter what.

Thanks for loving me. Thanks for giving colors to my life. Thanks for always making me feel beautiful even though you rarely said that. Thanks for being a part of me :)

Love,

Dinda
xxx



Monday, October 4, 2010

The Curious Case of Benjamin Button

I made this review to fulfill my college task in Studies of Film class


“I was born under unusual circumstances” adalah kalimat inti dari cerita dalam film The Curious Case of Benjamin Button. Film yang disadur dari buku karangan F.Scott Fitzgerald dengan judul yang sama ini berkisah tentang seseorang bernama Benjamin yang terlahir dalam keadaan yang tidak biasa, yaitu berfisik seorang tua, pada akhir Perang Dunia I. Bersamaan dengan itu, seorang pengrajin jam bernama Mr Geteau meresmikan jam buatannya yang berputar ke arah yang berlawanan dengan jam-jam biasa. Jam ini pun menjadi analogi dan cerminan hidup Benjamin.


Benjamin kecil tidak diinginkan oleh ayahnya sendiri karena ia tampak seperti makhluk tua yang mengerikan. Ayahnya kemudian meletakkannya begitu saja di sebuah rumah yang ternyata adalah sebuah panti jompo. Pengurus panti tersebut lalu merawat dan membesarkan Benjamin dengan penuh kasih. Di panti itu Benjamin mendapatkan banyak sekali pembelajaran hidup. Dia melihat orang-orang di sekitarnya menua dan mati, sementara semakin hari ia malah semakin muda. Benjamin bekerja sebagai awak kapal, pergi ke rumah bordil dan minum, berkelana ke banyak negara, bertemu wanita, bertemu ayahnya, dan terlibat dalam perang. Dengan keadaan aneh yang dimilikinya, malah membuatnya mendapatkan kesempatan dalam hidup yang tidak dialami orang lain. Satu per satu orang-orang di sekitarnya meninggalkan dirinya, termasuk ayahnya dan ibu asuhnya.


Saat Benjamin dewasa, ia bertemu kembali dengan teman masa kecilnya, Daisy, yang kini sudah tumbuh menjadi seorang wanita penari yang cantik. Setelah melalui berbagai halangan, akhirnya mereka bersatu. Mereka bertemu di tengah, baik secara fisik maupun usia. Namun, tak lama muncullah konflik. Benjamin yang menyadari bahwa ia akan semakin muda mulai khawatir dengan masa depan keluarganya. Akan sangat menyedihkan apabila ia nantinya menjadi teman bermain anaknya alih-alih menjadi sosok ayah. Maka ia memutuskan untuk meninggalkan Daisy dan anaknya yang masih bayi untuk menjalani hidupnya sendiri. Semakin hari, Benjamin semakin muda secara fisik, dan meninggal dalam wujud bayi kecil di pelukan Daisy setelah beberapa waktu sebelumnya, jam terbalik Mr Geteau diturunkan dan diganti dengan jam digital.


Film produksi Amerika Serikat yang disutradarai oleh David Fincher ini bersetting tahun 1918 sampai dengan 2008. Beralur flashback dengan tulisan buku harian Benjamin dan cerita Daisy tua sebagai titik baliknya. Film ini meraih banyak penghargaan, termasuk piala Oscar dalam tiga kategori sekaligus, yaitu Best Achievement in Art Director, Best Achievement in Make Up, dan Best Achievement in Visual Effects.


Film yang dibintangi Brad Pitt ini sarat akan makna dan pesan-pesan kehidupan dalam ceritanya, yang diwakili oleh kehidupan Benjamin Button sendiri. Mengajarkan kita menghargai waktu, memaknai hidup, dan mengerti betapa pentingnya arti seseorang yang kita cintai. Kejadian-kejadian yang tampaknya kecil dan sepele dalam film ini sebenarnya memiliki makna mendalam yang berhubungan dengan filosofi kehidupan.


Saya sendiri sangat menyukai film ini karena menurut saya, film ini menyuguhkan cerita yang tidak biasa. Hal-hal kecil dalam hidup dapat dikemas dan dibingkai menjadi sebuah film yang sangat menarik dan berkualitas. Dengan setting yang sesuai dan make up luar biasa serta pemilihan cast yang tepat film ini tampak sangat nyata, walaupun beberapa kali terdapat kebetulan-kebetulan yang tampaknya agak sedikit dipaksakan. Namun, alasan saya yang paling utama adalah film ini mampu membuat kita lebih bercermin, merenungi kehidupan, dan menemukan pembelajaran-pembelajaran di dalamnya.


“Life can only be understood backward. It must be lived forward.”


”Benjamin, we’re meant to lose the people we love. How else would we know how important they are to us?”


“Life is a series of intersecting lives and incidents, out of anyone’s control.”


“Time is passing, even backwards.”


“Life isn't measured in minutes, but in moments.”